www.sportdamper.com

FAQ

1. Tugas Utama DAMPER adalah :
Mengurangi atau meminimalisir gejala body roll ( kemiringan sudut body kendaraan karena perpindahan beban di antara ke empat roda sebagai tumpuan mobil di jalanan ) yang diakibatkan pada saat :
• Akselerasi : roda depan mobil terangkat dan roda belakang mendapatkan tekanan, semakin cepat mabil di akselerasikan maka sudut kemiringan yang timbul semakin besar dan beban yang diterima roda belakang semakin besar.
• Deakselerasi : pada saat mobil di rem roda depan mobil mendapatkan tekanan karena harus menahan beban yang dihasilkan dari gaya pengereman, dan beban pada roda belakang semakin berkurang ( gejala menukik ) . Semakin cepat mobil dan pengereman yang dilakukan, maka semakin besar pula sudut kemiringan dan beban yang dihasilkan ( yang harus ditanggung oleh roda depan ).
• Pada saat tikungan : misalnya pada saat belok ke-kanan Beban dari bobot kendaraan akan ditanggung oleh roda sebelah kiri.
• Pada saat manuver : misalnya manuver zig-zag, pada saat belok kanan maka beban dikiri bertambah ( akibat perpindahan gaya beban ) apabila dilanjutkan dengan belok kiri maka beban harus kembali ke-titik nol (tengah) baru berpindah kekanan.

2. Cara kerja DAMPER :
• Mengurangi / meminimalisir Body Roll dengan cara membatasi jarak main suspensi dengan memberi bantalan karet yang dipasangkan pada sela-sela per mobil.
• Kami menyebutnya DAMPER dengan kemampuan dinamis, dalam meminimalisir Body Roll, meredam benturan dari jalan bergelombang dan rusak, melindungi shockabsorber dari jalan rusak, memberikan keamanan lebih dengan meningkatnya kemampuan suspensi menghadapi rintangan di-jalan yang rusak, bergelombang dan banyak lubang.
• Dengan bahan yang elastis ( tidak keras dan menpunyai sifat meredam ) dan sturktur yang kuat ( kemampuan menahan beban lebih, awet dan tahan lama menahan benturan )

3. DAMPER hanya bisa digunakan pada kendaraan yang memiliki system suspensi yang mengunakan Per Spiral.

4. Pemasangan dilakukan tanpa membongkar Sistem Suspensi, mobil hanya perlu didongkrak seperti pada waktu menganti ban, kemudian DAMPER di pasangkan (disisipkan ) di sela-sela per yang sudah merenggang, diberikan pengikat, dan dongkrak diturunkan.

5. Tidak menambah tinggi kendaraan, ketinggiannya sama seperti sebelum memakai DAMPER. Karena metode pengukuran dilakuan pada saat kendaraan diam ( tidak didongktrak ) dan ditempat yang rata, jika sela-sela Per Spiral berukuran 3 cm maka DAMPER yang dipesan adalah 3 cm ( Per Spiral depan dan belakang biasanya berbeda ketinggian sela-sela Per-nya )

6. Apabila ingin menaikan ketinggian kendaraan, pemasangan harus dikonsultasikan terlebih dahulu kepada pihak DAMPER. Kurang lebih bisa dinaikan 1-5cm.

7. Material yang memiliki sertifikasi bahan Internasional, yaitu Polymer Rubbber sebagai material utama yang memiliki kelebihan :
• Mampu menahan beban
• Memiliki sifat yang sangat elastic ( mis 1 x 1 cm ditekan beban 500kg, maka bahan akan kembali kebentuk awal )
• Tahan terhadap Cuaca tropis. Sifat dasar bahan adalah karet alam Indonesia yang tahan terhadap cuaca, tidak pecah dan retak.
• Tahan panas, karena dicetak pada suhu 400 derajat celcius.
• Tahan Oli. Karena memiliki unsure polymer didalamnya.

8. Pemasangan DAMPER adalah satu Damper untuk satu spiral.
Dapat dipasangkan lebih dari satu apabila :
• Mobil memakai Velg berukuran besar, untuk menhindari gesrot dengan body mobil.
• Mobil yang di rendahkan suspensinya atau Ceper.
• Mobil yang memakai sound sytem, DAMPER dapat membantu menaikan bagian belakang yang turun.
• Mobil yang sering membawa beban berat.